<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Esquina dela Stezna</title>
	<atom:link href="http://aqsalilama.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aqsalilama.wordpress.com</link>
	<description>All About Voice of Heart</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 00:25:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aqsalilama.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Esquina dela Stezna</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aqsalilama.wordpress.com/osd.xml" title="Esquina dela Stezna" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aqsalilama.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Gubernur Gorontalo, Not-so-Nice Job!!!</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2012/01/04/gubernur-gorontalo-not-so-nice-job/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2012/01/04/gubernur-gorontalo-not-so-nice-job/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 08:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nyang Lagi Happening]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[jika aku menjadi gubernur gorontalo; aku cinta gorontalo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Gubernur Gorontalo baru aja kepilih. Euforianya udah dimulai jauh sebelum pengumuman dari KPU, malah konvoinya dimulai pada hari pemilihan. Satu hal yang kocak dari pemilihan Gubernur kali ini adalah terjadinya dua kali konvoi dari dua kandidat yang berbeda. Penyebabnya apa &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2012/01/04/gubernur-gorontalo-not-so-nice-job/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=43&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2012/01/wr-supratmanmoz1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-65" title="Gubernur Gorontalo" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2012/01/wr-supratmanmoz1.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> baru aja kepilih. Euforianya udah dimulai jauh sebelum pengumuman dari KPU, malah konvoinya dimulai pada hari pemilihan. Satu hal yang kocak dari pemilihan Gubernur kali ini adalah terjadinya dua kali konvoi dari dua kandidat yang berbeda. Penyebabnya apa lagi kalau bukan SMS hoax. Mungkin karena &#8220;Mama&#8221; udah kebanyakan pulsa, makannya &#8220;Mama&#8221; SMS-in semua orang buat ngasih tau pemenang versi KPU.</p>
<p>Sebenarnya saya pribadi gak mau jadi gubernur. Selain umur saya yang masih muda, saya juga bukan orang yang berlimpah harta. Bukankah syarat untuk menjadi Kepala Daerah di Indonesia adalah TUA atau KAYA. Jika tidak memenuhi salah satu dari dua syarat tersebut, dapat dipastikan kita tidak akan menjadi Kepala Daerah. Jika suatu saat ada Kepala Daerah yang MUDA atau MISKIN, maka kita harus mendatangi halaman kantor-kantor pemerintah dan melihat ke atas, mungkin bendera yang berkibar bukan lagi MERAH PUTIH.</p>
<p>Berhubung saya tidak akan mungkin jadi gubernur (not now at least), maka saya hanya akan memberikan masukan buat gubernur yang terpilih. Hal pertama yang harus dilakukan oleh Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> adalah <strong>menahan diri</strong>. Menahan diri dari mengutak-atik susunan kabinet atas dasar <em>balas jasa </em>dan <em>balas dendam. </em>Lucunya di negeri ini (meminjam istilah Bona Paputungan), kita gak harus pintar dan cakap untuk menjadi pejabat seperti yang tertulis pada Surat Keputusan pengangkatan dalam jabatan. Yang harus kita lakukan hanyalah memeriksa silsilah keluarga, kali aja nyambung dengan pucuk pimpinan, atau mempersiapkan sajak puji-pujian untuk pucuk pimpinan yang dikenal dengan istilah &#8220;koprol&#8221;. Berhubung hal yang pertama tidak dapat kita usahakan karena berhubungan dengan takdir, maka satu-satunya yang tersisa adalah KOPROL.</p>
<p>Parahnya semua Kepala Daerah di Indonesia memiliki 1 program yang sama untuk semester pertama pemerintahannya, yaitu utak-atik kabinet. Kalau diibaratkan, mereka lebih memilih orang yang buta huruf untuk menjadi Kepala Dinas Pendidikan asalkan masih ada hubungan keluarga daripada memilih seorang Profesor tapi tidak ada hubungan sama sekali. Memang benar, perintah dan ide kita akan lebih mudah diterima dan dikerjakan oleh orang yang memiliki hubungan keluarga dengan kita ketimbang orang lain, tapi profesionalitas harus lebih diutamakan. Lebih baik memilih musuh yang berkompeten di bidangnya daripada saudara sedarah tapi bodoh.</p>
<p>Setelah Menahan Diri, langkah selanjutnya adalah membina kembali hubungan dengan kepala daerah tingkat II, walikota dan bupati. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sering terjadi perseteruan antara gubernur dan walikota atau bupati. Hal ini sangat-sangat tidak baik untuk pembinaan masyarakat. Gimana bisa kita mengharapkan rakyat yang rukun sementara pemimpinnya saja selalu berseteru? Memang benar untuk mengharapkan ada yang mengalah adalah sesuatu yang mustahil. Yang pasti jika orientasi dari <em>bos-bos </em>ini hanya untuk jabatan, maka perseturuan itu tidak akan berakhir. Sebaliknya jika orientasinya untuk <em>memimpin dan membina </em>masyarakat, maka &#8220;mengalah&#8221; bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.</p>
<p>INFRASTRUKTUR. Kata ini paling sering dijanjikan dalam kampanye apapun, kepala daerah, legislatif, sampai presiden, tapi paling jarang terealisasi. Khusus <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a>, insfrastruktur kita masih jauh dari memadai. Di bidang transportasi, kita masih mempermasalahkan jatah pembangunan dan perbaikan jalan. &#8220;Ini jalan provinsi,&#8221; kata bupati/walikota. &#8220;Ini jalan kabupaten/kota,&#8221; kata gubernur. Sekali lagi, jika orientasinya adalah rakyat, maka saling melempar tanggung jawab ini tidak akan terjadi. Hal yang lumrah di negeri ini lagi adalah ketika berbicara mengenai kewajiban dan tanggung jawab, maka kita akan saling melemparkan tanggung jawab. Tapi jika berbicara dana, maka kita akan saling berebut. &#8220;Ini adalah dana kabupaten/kota,&#8221; kata bupati/walikota. &#8220;Ini adalah dana provinsi,&#8221; kata gubernur. Padahal para Kepala Daerah ini, baik tingkat I maupun tingkat II, semuanya memiliki prinsip yang sama dalam pembangunan jalan, TAMBAL SULAM. Semakin cepat jalannya lubang, semakin baik, karena proyek perbaikan jalan semakin sering, ujung-ujungnya <em>fee </em>kepala daerah semakin banyak. Jadi, kalo prinspinya sama, kenapa harus saling melempar tanggung jawab? Kan pasti untung, Bos!</p>
<p>Infrastruktur lain yang masih butuh pembenahan adalah telekomunikasi. Provinsi <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> yang sudah berusia 1 dasawarsa ini telekomunikasi selulernya baru dicover oleh beberapa operator seluler, dengan satu operator terbesar. Dari semua operator, tidak satupun yang memiliki sinyal yang <em>lumayan</em> kuat. Semuanya jauh di bawah lumayan. Telekomunikasi adalah salah satu pilar utama untuk memajukan suatu provinsi. Bayangkan berapa rupiah yang rugi karena putusnya hubungan telekomunikasi! Dalam hal ini Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> wajib memerintahkan operator seluler untuk meningkatkan layanannya terutama penyediaan <em>sinyal </em>yang handal. Jika operator tetap tidak dapat memenuhi permintaan masyarakat, maka Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> sebaiknya mengundang investor seluler lain untuk ikut bersaing di <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a>.</p>
<p>Infrastruktur lain menurut saya yang masih butuh perhatian gubernur adalah listrik. Dalam beberapa tahun terakhir PLN sebagai pemegang hak monopoli penyedia listrik telah memperluas cakupannya dengan memonopoli caci maki masyarakat <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a>. Masyarakat yang selama ini tidak pernah dipuaskan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah tidak mau menerima alasan dalam bentuk apapun. Yang mereka tahu adalah listrik jalan terus. Tugas Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> sebagai pelayan masyarakat adalah menyediakan listrik bagaimanapun caranya.</p>
<p>Terakhir yang penting menurut saya adalah BBM. Memasuki tahun 2012 ini, masyarakat Gorontalo masih dipusingkan dengan antrian BBM. Sekali lagi, berapa rupiah yang terbuang hanya karena harus menghabiskan beberapa jam untuk sekedar mengisi bensin? Lucunya lagi, bensin eceran bertebaran di mana-mana, bahkan di sekitar lokasi pom bensin. Aturan pelarangan pengisian jerigen tidak diindahkan oleh petugas pom bensin walaupun sudah dijaga oleh pihak kepolisian. Maklum yang jaga <em>Polisi Tidur</em>. Belum lagi para penjual bensin eceran secara kreatif telah menemukan cara pemasokan bensin tanpa melalui jerigen, misalnya dengan menampung sementara bensin yang akan dijual pada tangki motor mereka. Aturan pembatasan BBM bersubsidi harus diiringi dengan aturan &#8216;Pelarangan BBM Eceran&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> berkewajiban untuk menyediakan dan meningkatkan infrastruktur-infrastruktur tersebut bagaimanapun caranya. Bukankah Anda dipilih untuk menggunakan segala daya upaya dalam rangka pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat? Jika diibaratkan Masyarakat <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> adalah majikan, maka Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> adalah budak. Bukankah masyarakat yang menggaji gubernurnya? Sehingga apapun harus dilakukan Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> untuk melayani dan menyenangkan Masyarakat <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a>. Dan satu lagi, yang sering dilakukan oleh Kepala Daerah pada umumnya adalah penggunaan jalan raya seenaknya. Mengapa wibawa Bung Karno masih tetap terjaga sampai saat ini? Karena beliau menghormati rakyatnya. Beliau selalu menyapa rakyatnya. Selama ini kita lihat para Kepala Daerah dengan angkuh dan serakahnya menggunakan jalan umum. Biasanya dilengkapi dengan mobil patwal lengkap dengan bunyi-bunyian yang sangat mengganggu. Kurang ajarnya lagi, masyarakat harus mengalah dan memberikan jalannya dipakai oleh Kepala Daerah ini. Lho, yang majikan siapa, yang budak siapa? Mending kalo kinerjanya sama cepatnya dengan mobilnya. Saya sangat mengharapkan Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> untuk tidak mempercepat mobilnya ketika melewati jalan rakyat. Lebih bagus lagi kalo kaca mobilnya terbuka sambil menyapa masyarakat. Jika itu yang dilakukan, saya pastikan wibawa Anda akan tetap terjaga sampai kapanpun. Bukankah ketika melewati <em>Shiratal Mustaqim </em>Anda tidak dijaga patwal? Jadi untuk apa kita arogan dalam menggunakan jalan di dunia, sementara kita tertatih-tatih ketika melewati <em>Sirathal Mustaqim</em>. Ingat, Gubernur <a href="http://dotgorontalo.blogdetik.com/">Gorontalo</a> tidak lebih hebat dan tidak lebih besar daripada Hitler, Mussolini, dan Khadafi. Dan di mana mereka sekarang? Mereka meninggalkan dunia ini tanpa membawa pasukannya apalagi hartanya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/category/nyang-lagi-happening/'>Nyang Lagi Happening</a>, <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/tag/jika-aku-menjadi-gubernur-gorontalo-aku-cinta-gorontalo/'>jika aku menjadi gubernur gorontalo; aku cinta gorontalo</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=43&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2012/01/04/gubernur-gorontalo-not-so-nice-job/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2012/01/wr-supratmanmoz1.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Gubernur Gorontalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Alasan Menteri Harus dari Profesional</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/25/inilah-alasan-menteri-harus-dari-profesional/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/25/inilah-alasan-menteri-harus-dari-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 02:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nyang Lagi Happening]]></category>
		<category><![CDATA[Þ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/25/inilah-alasan-menteri-harus-dari-profesional/</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya mengibaratkan negara seperti sebuah rumah yang sedang dibangun. Pemilik rumahnya tentu saja rakyat. Sang pemiliklah yang mempunyai dana untuk membeli semua yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah tersebut. Sama seperti rakyat yang &#8220;berkewajiban&#8221; (sengaja saya pake tanda petik &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/25/inilah-alasan-menteri-harus-dari-profesional/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=39&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya mengibaratkan negara seperti sebuah rumah yang sedang dibangun. Pemilik rumahnya tentu saja rakyat. Sang pemiliklah yang mempunyai dana untuk membeli semua yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah tersebut. Sama seperti rakyat yang &#8220;berkewajiban&#8221; (sengaja saya pake tanda petik karena kewajiban ini dipaksakan atau dalam kasus lain disamarkan dalam bentuk harga misalnya) untuk membayar pajak yang akan dibelanjakan dalam pembangunan negara.</p>
<p>Berhubung Sang Pemilik rumah hanya punya mimpi gimana bentuk rumahnya nanti, tanpa mengetahui teknis pembangunan, maka diaudisilah beberapa kontraktor untuk mewujudkan mimpinya tersebut (Wakil Rakyat). Kontraktor ini dibayar oleh Sang Pemilik sama seperti Wakil Rakyat a.k.a. Anggota Dewan. Bahkan kebanyakan kontraktor memiliki penghasilan yang jauh lebih besar daripada  Sang Pemilik &#8220;calon&#8221; rumah. Selanjutnya kontraktor peserta audisi mempresentasikan planningnya (program kerja). Mereka biasanya menjanjikan pada Sang Pemilik, dengan dana yang minim mereka akan mampu mebangun sebuah rumah yang nyaman dan sesuai bahkan melebihi impian Sang Pemilik.</p>
<p>Akhirnya terpilihlah kontraktor yang akan digunakan oleh Sang Pemilik. Biasanya yang terpilih adalah yang mampu menekan biaya, bahkan sebagai pemanis tak jarang mereka membuktikannya dengan memberikan uang pada Sang Pemilik.</p>
<p>Setelah itu kontraktor membentuk suatu tim yang terdiri dari para ahli (menteri). Ada arsitek, ahli kayu, ahli beton, dan lain-lain. Tiap tukang ini pun dibantu oleh orang-orang yang bekerja menurut keahlian masing-masing (staf kementerian). Para ahli ini dipimpin oleh seorang pemimpin (di Gorontalo disebut &#8220;Kapala Basi&#8221;) yang tugasnya mengkoordinasikan para ahli tersebut (presiden) dalam mewujudkan impian Sang pemilik rumah. Dalam pekerjaannya mereka selalu diawasi oleh kontraktor yang telah dipercaya oleh pemilik rumah.<br />
Yang terjadi di pemerintahan sekarang adalah, kontraktor tersebut rupanya tidak puas hanya dengan mengawasi jalannya pembangunan. Maka mulailah mereka berupaya untuk dapat ikut langsung &#8220;membangun&#8221; rumah tersebut. Mereka diberi tugas untuk mengaduk semen, menggergaji kayu, dan hal lain yang mereka tidak punya pengetahuan mendalam tentangnya. Akhirnya dapat diprediksi, pembangunan tidak akan pernah selesai sesuai keinginan pemilik. Bagaimana bisa seorang kontraktor tiba-tiba memimpin tukang beton dan menentukan banyaknya campuran semen atau teknik pengadukannya?<br />
Bukankah segala sesuatu harusnya diserahkan pada ahlinya seperti kata Rasul. Anehnya lagi di negeri ini salah seorang menteri dari partai yang mengklaim sebagai partai sunnah memimpin kementerian yang beliau sendiri tidak memiliki ilmu tentangnya. Bagaimana bisa kementerian komputer dipimpin oleh orang yang tidak mengerti komputer? Ketika ada hadits Rasulullah yang melarang untuk memanjangkan celananya (isbal) mereka mengikutinya, tapi hadits tentang menyerahkan segala sesuatu pada ahlinya sama sekali diabaikan. Mungkin karena ketidakmampuan partai ini dalam mengamalkan seluruh ajaran Rasul, akhirnya pada muktamar terakhir mereka mengatakan bahwa partai mereka bukan partai Islam.</p>
<br />Filed under: <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/category/nyang-lagi-happening/'>Nyang Lagi Happening</a> Tagged: <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/tag/th/'>Þ</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=39&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/25/inilah-alasan-menteri-harus-dari-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Qurban doooong!!</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/13/qurban-doooong/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/13/qurban-doooong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 13:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/13/qurban-doooong/</guid>
		<description><![CDATA[Daging dan darah hewan qurban kita gak bakal nyampe ke Allah. Allah cuma mau tau ketaatan kita pada perintahNya. Kasarnya, Allah gak mau tau lu punya duit apa gak, yang Allah pengen tau lu disuruh berqurban mau gak?? Filed under: &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/13/qurban-doooong/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=37&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Daging dan darah hewan qurban kita gak bakal nyampe ke Allah. Allah cuma mau tau ketaatan kita pada perintahNya. Kasarnya, Allah gak mau tau lu punya duit apa gak, yang Allah pengen tau lu disuruh berqurban mau gak??</p>
<br />Filed under: <a href='http://aqsalilama.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=37&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2011/10/13/qurban-doooong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengumuman</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/23/pengumuman/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/23/pengumuman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 05:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[UNTUK SETAON KE DEPAN AQ PUNYA RUMAH SENDIRI. WALAUPUN MASIH UNDERCONSTRUCTION SIH&#8230; DITUNGGU KUNJUNGANNYA&#8230; WWW.ABDULQOHAR.COM<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=31&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>UNTUK SETAON KE DEPAN AQ PUNYA RUMAH SENDIRI. WALAUPUN MASIH UNDERCONSTRUCTION SIH&#8230; DITUNGGU KUNJUNGANNYA&#8230;</p>
<p><a href="http://abdulqohar.com" target="_self">WWW.ABDULQOHAR.COM</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=31&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/23/pengumuman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Back Home (It Supposed to be published on May)</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/18/back-home-it-supposed-to-be-published-on-may/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/18/back-home-it-supposed-to-be-published-on-may/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 11:11:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nyang Lagi Happening]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[After over 3 months in Makassar, akhirnya balik juga ke Gorontalo karena My &#8216;special lady&#8217; Mom masuk ICU. Cool, life&#8217;s just getting better and better&#8230; Blum dapat SK, baru mau mulai bisnis di Makassar, eh malah nambah masalah&#8230; Akhirnya sebisa &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/18/back-home-it-supposed-to-be-published-on-may/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=28&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>After over 3 months in Makassar, akhirnya balik juga ke Gorontalo karena My &#8216;special lady&#8217; Mom masuk ICU. Cool, life&#8217;s just getting better and better&#8230; Blum dapat SK, baru mau mulai bisnis di Makassar, eh malah nambah masalah&#8230; Akhirnya sebisa mungkin bertahan dengan duit yang ada. Bisa aja sih minta bokap lagi, tapi pas tau biayanya rumah sakit niat itu terurungkan.</p>
<p>DUA RATUS LIMA PULUH RIBU SEMALAM, hanya untuk biaya kamar doang. Belum obat-obatan, dll. Itu juga udah pake Askes, tetap mahal. Akhirnya kuputuskan untuk berhemat. Yang tadinya kemana2 pake mobil, skarang pake motor. Yang tadinya diam2 aja di rumah, skarang wajib keluar kayak ayam dari kandangnya&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=28&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/07/18/back-home-it-supposed-to-be-published-on-may/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapan???&#8230;Kapan???</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/03/kapankapan/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/03/kapankapan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 11:37:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health & Wealth]]></category>
		<category><![CDATA[Nyang Lagi Happening]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualism]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kapan]]></category>
		<category><![CDATA[Keturunan]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggal Lahir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Wow&#8230; Tak terasa di usia yang belum genap 25 ini gua udah nyampe di fase &#8220;kapan?&#8221; yang ke-4. Anehnya lagi fase ini kayaknya wajib dilewati oleh semua orang yang pernah jadi mahasiswa dan setiap orang bakalan sibuk nyari jawaban masing-masing. &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/03/kapankapan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=24&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/05/cute.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-25" style="vertical-align:middle;" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/05/cute.jpg?w=144&#038;h=150" alt="" width="144" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Wow&#8230; Tak terasa di usia yang belum genap 25 ini gua udah nyampe di fase &#8220;kapan?&#8221; yang ke-4. Anehnya lagi fase ini kayaknya wajib dilewati oleh semua orang yang pernah jadi mahasiswa dan setiap orang bakalan sibuk nyari jawaban masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;">Fase &#8220;kapan?&#8221; pertama datang pas masih kuliah. Ribuan pertanyaan mengenai Tugas Akhir (TA) atau Skripsi akan datang menghampiri.<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pa kabar? Udah ngambil TA? Kapan mulai nyusun?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan ini sebenarnya sepele bahkan memotivasi si mahasiswa. Namun seiring bertambahnya jumlah angkatan yang menjadi junior kita, pertanyaan seperti itu sangat memekakkan telinga.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lagi nyari judul.&#8221;, jawaban minimal yang paling banyak keluar dari mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah mendapatkan judul dan mulai menyusun fase &#8220;kapan?&#8221; yang ke-2 hadir lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kapan kelar?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sementara.&#8221;, jawaban diplomatis dengan tetap mempertahankan harga diri. Tapi setelah mulai kelihatan lama jawabannya menjadi pasrah dan &#8216;sok agamis&#8217; gitu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Doain aja&#8230;!&#8221;, biasanya juga diawali dengan, &#8220;Insya Allah!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya dengan perjuangan berat siang-malam TAnya kelar juga. Fuuuhh&#8230; Sebenarnya, disadari atau tidak, perjuangan terberat dari menyusun TA bukanlah terletak dari tingkat kesulitan TAnya, tapi pada perjuangan melawan rasa malas dan bosan yang wajib muncul. Salah satu penyebab dari datangnya rasa malas ini adalah &#8216;Status Tanggung&#8217; mahasiswa yang sedang menyusun. Dibilang mahasiswa, gak kuliah, gak masuk kelas&#8230; Dibilang pengangguran, punya duit dari ortu&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah diwisuda tiba saatnya ngirim-ngirim lamaran ke mana-mana. Status pada titik ini mulai enggak enak. Udah bukan mahasiswa, kalopun masih dikirimin duit sama ortu, itu lebih kepada &#8216;kasihan&#8217;. Perasaan &#8216;wajib&#8217; menghidupi diri-sendiri dan lepas dari ortu mulai tumbuh subur. &#8220;Kapan&#8221; selanjutnya pun terlontar.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kapan kerja?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kerja mah urusan rezeki&#8230;&#8221;, lagi-lagi harga diri yang tidak ingin dibilang &#8216;gak laku&#8217; dan &#8216;sok agamis&#8217; menyertai jawaban ini walaupun sebenarnya masuk akal.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya dapat kerja juga setelah sebelumnya sempat jual mahal atas nama keluhuran almamater dan IPK, juga sempat &#8216;itung-itungan&#8217; antara besarnya gaji dan tenaga yang diberikan. Sebenarnya banyak alumni yang tidak menyadari bahwa &#8216;pengalaman pertama&#8217; itu harganya mahal, dalam hal apapun. &#8220;Kapan?&#8221; pada tahap ini sempat dipopulerkan oleh Ringgo Agus Rachman di sebuah iklan. Akhirnya jawabannya pun mengikuti.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mei&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah ketemu jodoh dan menikah walaupun gak seperti yang dibayangkan ketika remaja, nikah ama bule, Sharapova, Aishwara Rai, Syakhrukh Khan, nikahnya di Ka&#8217;bah, Taj Mahal, apalah, &#8220;kapan?&#8221; yang lagi gua alami saat ini pun datang juga.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kapan berisi?&#8221;, semoga ini &#8220;kapan?&#8221; yang terakhir sebelum &#8220;kapan mati?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk yang satu ini sangat sulit menjawabnya. Harga diri sebagai laki-laki biasanya tercabik-cabik karena biasanya yang disalahkan adalah si laki. Kalau sudah begini, bukannya malah lebih baik, tapi malah tambah sulit untuk mendapatkan momongan. Kata Dr. Boyke kualitas sperma itu tergantung pada kesehatan fisik dan psikologis. Sebenarnya banyak logika yang bisa dijadikan jawaban, tapi tetap saja emosi ikut bermain dalam menjawab pertanyaan ini dan memang banyak kemungkinan yang menyertai &#8216;kenapa belum&#8217;. Bahkan untuk meyakinkan ke diri sendiri tentang kebenaran jawaban-jawaban tersebut bukan merupakan hal yang mudah.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mungkin karena gua mintanya yang perfect&#8221;, kemungkinan pertama.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Anak soleh/solehah, tampan/cantik, pintar, baik hati, rezekinya bagus merupakan impian setiap orang tua. Nah, mungkin karena sebegitu perfeknya si calon anak ini yang bikin doanya sulit dikabulkan. Tapi bukankah Allah tidak pernah membatasi segimana doa kita? Walaupun kata beberapa ulama mesti masuk akal juga. &#8220;Masa Shrek minta anak yang mirip Brad Pitt?&#8221;</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Kalo dipikir sih, masuk akal juga. Karena diceritain di Quran bahwa Nabi Khidir membunuh seorang anak kecil hanya karena Sang Nabi mengetahui bahwa kelak si anak ini bakalan jadi anak durhaka dan jahat gitu padahal ortunya merupakan orang soleh. Mendingan gak pernah jadi kan daripada gedenya jadi anak yang gak baik?</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mungkin karena penganten baru&#8221;, kemungkinan kedua.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Masuk akal mengingat frekuensi koitus yang dilakukan oleh pengantin baru, sehingga sperma baik yang biasanya terbentuk setelah 3 hari tidak tercapai.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mungkin karena gua belum pantas jadi ortu&#8221;, ketiga.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Bener juga sih. Mungkin secara emosi maupun financial. Allah pasti tau yang terbaik buat kita dan yang buruk buat kita. Mana gua juga masih cepat bosan kalo bermain sama anak-anak. Maklum anak tunggal. Jadi ingat waktu masih kuliah, sering ngejahilin cucunya ibu kost. Yang masih SD sering gua tabok, gua sentil sama puntung rokok yang masih ada apinya, tapi anaknya emang nakal sih&#8230; Trus adiknya yang belum bisa ngomong juga gak lepas dari kejahilan gua. Pernah dia datang ke kamar gua sambil megang kue. Gua ajarin dia ngancurin kue dia trus dibuang. Abis itu gua ajarin makan sandal. Lucunya dia juga ikut-ikutan. Woww&#8230; Dosa banget ye?? Dulu gua ngeliatnya lucu, sekarang koq rasanya jahat ya???</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Contoh dari kemungkinan ketiga ini terjadi pada pelawak Komeng. Setelah bertahun-tahun gak dapat anak, kayaknya di atas 5 tahun, akhirnya istrinya Komeng sekali ngelahirin langsung kembar enam. Gimana gak <em>miracle </em>tuh?</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mungkin ada yang gak sehat&#8221;, kemungkinan keempat.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Begh, na&#8217;udzubillah banget nih. Emang sih, si bini punya kista di dekat ovarium, dan dia mriksain itu sebelum nikah dan gua taunya juga waktu itu. Lagian juga si bini skarang lagi sibuk-sibuknya di Rumah Sakit, sampe-sampe sering gak tidur sehari semalam. Bahaya juga tuh kalo berisi. Bisa-bisa junior gua keluarnya cacat.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Yang paling ngeri di kasus ini kayak yang didapetin ama Chandler dan Monica di Serial Friends. Keduanya diceritakan sebagai suami-isteri yang gak dapat-dapat anak. Setelah diperiksa, ternyata eh ternyata, spermanya Chandler gak ada yang &#8220;best swimmer&#8221;, sementara ovariumnya Monica siap membunuh setiap sperma yang masuk. Na&#8217;udzubillah min dzaalik deh&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Mungkin karena gua sering ngomongin orang&#8221;, kemungkinan kelima.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Semua orang yang pernah jalan ama gua pasti tau gimana gua termasuk orang paling sempurna di dunia. Karena pasti tiap orang bisa gua dapetin celanya, yang gak pernah kepikiran sama teman jalan gua.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Elu sih, nikahnya baik-baik&#8230;&#8221;, kemungkinan keenam.</p>
<p style="padding-left:30px;text-align:justify;">Iya nih, dari beberapa pernikahan dini yang gua liat, yang nikahnya baik-baik sulit banget dapat anak. Banyakan yang <em>accident </em>duluan. Pernah juga kepikiran soal itu sebelum menikah dan sempat pengen nekat bocorin duluan biar dapat anak. Cuma waktu itu juga gua mikir, mau anak sebagai anugerah apa mau anak sebagai peringatan bahkan adzab dari Allah?</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya sampai juga gua ke pemikiran yang gua rasa lebih masuk akal dan masuk hati. TAKDIR. Selama ini kita menyatakan jodoh, rezeki, mati adalah suatu yang sudah ditetapkan. Padahal dapet anak juga begitu. Masalahnya, kasus anak berhubungan dengan takdir yang dimiliki oleh 3 orang. Suami, isteri, dan si anak. Suami dan isteri sudah punya ketetapan kapan nikah, sama siapa, kapan punya anak. Sementara si anak juga punya takdir sendiri yaitu, tanggal lahirnya, siapa ortunya, dst. Nah, Tanggal Lahir ini yang gua tryna say. Kalo gua ditetapkan punya duit 100.000 rupiah, itu masih terserah gua mau ngewujudin gak, dan cara lu ngedapatinnya. Kalo gua diem aja di kamar, gak mungkin tu duit datang. Trus caranya juga. Bisa saja itu emang udah &#8216;ditulis&#8217; buat gua, tapi gua dapetnya dengan cara nyuri itu yang terserah gua.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan anak. Segimanapun usaha kita, dan gaya yang kita pake waktu ML masih tetap bergantung pada takdirnya si anak. Dia lahirnya tanggal berapa, itu adalah takdir pribadinya yang gak boleh kita ganggu gugat. Makanya ada yang premature, ada yang kelamaan di rahim. TANGGAL LAHIR.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, tetap aja kita bakal nyerahin semua urusan ke Yang Maha Memiliki kita. Semuanya telah tertulis dan semuanya akan datang pada waktu yang tepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun demikian, di balik semua yang kita alami dalam hidup ini, beserta &#8220;kapan-kapan&#8221; tersebut ada hikmah dan cerita yang dapat dikenang. Susah senangnya sama lucu-lucunya merupakan perjalanan hidup yang indah. Hal ini akan lebih bermanfaat lagi buat kita menghadapi &#8220;kapan-kapan&#8221; yang berikutnya pasti akan datang menghadang kita selama kita masih di bumi ini. Emang bener, manusia gak ada habisnya ngurusin orang lain dan juga gak ada habisnya ngasih alasan&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=24&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/03/kapankapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/05/cute.jpg?w=289" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tenaga Dalam: Kuat, Sehat, Santai&#8230; (lanjutan)</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/02/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai-lanjutan/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/02/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 03:12:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health & Wealth]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[napas]]></category>
		<category><![CDATA[paru-paru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Selain untuk bela diri, tenaga dalam juga dapat digunakan untuk kesehatan, relaksasi, deteksi atau mengirim kekuatan jarak dekat dan jauh, bahkan untuk mendapatkan kekebalan secara fisik. Really??? Dalam konteks tenaga dalam, frekuensi bernapas akan diperlambat misalnya 2 kali per menit. &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/02/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai-lanjutan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=22&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-23 aligncenter" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/a-garden.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Feel It..." width="300" height="225" /></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Selain untuk bela diri, tenaga dalam juga dapat digunakan untuk kesehatan, relaksasi, deteksi atau mengirim kekuatan jarak dekat dan jauh, bahkan untuk mendapatkan kekebalan secara fisik. Really???<span id="more-22"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Dalam konteks tenaga dalam, frekuensi bernapas akan diperlambat misalnya 2 kali per menit. Dengan frekuensi bernapas seperti itu, kapasitas vital paru-paru akan meningkat. Seluruh gelembung paru-paru akan mengembang dan aktif dalam proses pernapasan. Pada olahraga biasa, pernapasan memang menjadi leibh dalam dan cepat, tapi bertambah dalamnya pernapasan tak pernah semaksimal seperti pada latihan olah napas.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Dalam olah napas, otot-otot yang berkaitan dengan pernapasan juga ikut dilatih. Tak hanya otot paru-paru, tapi juga otot lain yang membantu proses pernapasan. Bahkan, otot dinding perut dan dasar panggul pun ikut dilatih, khususnya saat menekan napas di bawah perut. Banyaknya otot yang ikut dilatih membuat tubuh menjadi hangat, bahkan berkeringat saat berlatih.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Olah napas intinya berupa menarik, menahan, dan melepaskan napas. Selang waktu tarik, tahan, dan keluar napas berkisar 10 – 30 detik. Metode pelatihan dan posisi tubuh berbeda-beda pada setiap perguruan. Begitu pula dengan bacaan-bacaan tiap melakukan olah napas.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Dalam olah napas ini, tarikan napas memberikan oksigen pada darah sampai bersifat basa. Setelah lama ditahan, CO<sub>2</sub> menumpuk dan suasananya menjadi asam. Asam dan basa merupakan katalisator reaksi organic. Pada katalis asam umum, biasanya efektivitas katalisator sesuai dengan kekuatan asamnya. Makin lama napas ditahan, suasana darah makin asam, sehingga reaksi organic dalam darah makin dipacu dan meningkat. Energi akhir yang dihasilkan pun makin besar.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Menahan napas di bawah perut sambil bergerak menyebabkan kekurangan O<sub>2</sub> pada paru-paru, darah, dan seluruh sel jaringan terutama pada sel-sel otot aktif. Jadi, seluruh sel tubuh dirangsang tetap tegar menghadapi krisis O<sub>2</sub>. Dengan begitu, fungsi sel-sel akan makin baik dalam keadaan oksigen normal.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Sel tubuh manusia dapat bertahan tanpa O<sub>2</sub> sekitar 5 – 8 menit. Manipulasi O<sub>2</sub> dengan membuat sel-sel tubuh kekurangan O<sub>2</sub> ini merupakan cara fisiologis untuk merangsang sel-sel tubuh meningkatkan diri.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Beberapa manfaat langsung dapat diperoleh dari mekanisme itu. Misalnya, bertambahnya haemoglobin (Hb) darah. Ini terbukti pada para pemukim di pegunungan. Dengan kondisi O<sub>2</sub> tipis, jumlah Hb darah mereka lebih tinggi daripada penghuni dataran rendah. Penderita anemia pun kabarnya dapat sembuh dengan cara ini.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Olah gerak merupakan bagian kedua untuk membangkitkan <em>inner power</em>. Olah gerak ini berfungsi untuk meningkatkan konsentrasi dan kepekaan, serta mengumpulkan tenaga dalam di <em>solar plexus</em>. Dari olah gerak tenaga akan mampu dirasakan, dikendalikan, dan dikumpulkan di sekitar perut, dialirkan ke seluruh dan keluar tubuh, lalu dimanfaatkan energi sesuai keperluan.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Adanya kegiatan energi di sekitar pusar umumnya ditandai oleh rasa panas dan ‘kesetrum’. Peredaran energi itu dapat dikendalikan sepenuhnya ke bagian tubuh manapun atau benda dan orang lain.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Sejak awal, efek psikologis dan fisik telah terlihat walau mungkin belum disadari. Rasa damai, tenteram, tenang, sabar, berpikir lebih jernih, perhatian pada lingkungan, bahkan mungkin jadi lebih santun. Ini karena terbiasa berkonsentrasi dan mengikuti suatu hal teratur yang menyenangkan.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Tubuh pun lebih bugar, bebas dari gangguan ringan (pusing, pegal, kelelahan), dan berkurangnya gejala penyakit dalam (kolestrol, darah tinggi, asam urat, asma, gangguan jantung, dll).</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Jadi, olah napas (inti kehidupan) dan olah gerak (ciri kehidupan) intinya adalah olahraga sederhana yang menyenangkan serta mengajarkan disiplin dan keteraturan. Tubuh dilatih menerima segala sesuatu dengan porsi sesuai kebutuhan dan kemampuan. Sel, jaringan, hingga peredaran darah diarahkan bekerja sesuai baku yang sama di semua tahap sesuai fungsi masing-masing.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;">Setelah olah napas dan olah gerak, kekuatan berikutnya adalah konsentrasi. Kekuatan inilah yang banyak menetukan keberhasilan membangkitkan tenaga dalam.</p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><em>Disadur dari Intisari edisi Juni 2005: Tenaga Dalam Tak Cuma Milik Jaka Sembung</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=22&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/05/02/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/a-garden.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Feel It...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tenaga Dalam: Kuat, Sehat, Santai&#8230;</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/24/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/24/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 03:30:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health & Wealth]]></category>
		<category><![CDATA[metafisik]]></category>
		<category><![CDATA[prana]]></category>
		<category><![CDATA[solar plexus]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga dalam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Selain untuk bela diri, tenaga dalam juga dapat digunakan untuk kesehatan, relaksasi, deteksi atau mengirim kekuatan jarak dekat dan jauh, bahkan untuk mendapatkan kekebalan secara fisik. Really??? Tubuh kita sebenarnya memiliki dua jenis tenaga. Fisik dan metafisik. Tenaga fisik adalah &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/24/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=21&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-23 aligncenter" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/a-garden.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Feel It..." width="300" height="225" /></p>
<p align="justify">Selain untuk bela diri, tenaga dalam juga dapat digunakan untuk kesehatan, relaksasi, deteksi atau mengirim kekuatan jarak dekat dan jauh, bahkan untuk mendapatkan kekebalan secara fisik. Really???<span id="more-21"></span></p>
<p>Tubuh kita sebenarnya memiliki dua jenis tenaga. Fisik dan metafisik. Tenaga fisik adalah yang sering kita gunakan sehari-hari. Sementara tenaga metafisik (tenaga dalam) dihasilkan oleh energi (bioplasmik) yang meliputi tubuh. Dalam keadaan normal, energi ini tidak disadari dan digunakan secara optimal.</p>
<p align="justify">Tenaga dalam berpusat di <em>solar plexus</em> sekitar 2 cm di bawah pusar. Di situ terdapat jaringan sel, otot, dan memiliki fungsi fisiologi terbanyak dibandingkan dengan bagian tubuh lain. Peredaran darah terbesar juga ada di wilayah itu.</p>
<p align="justify">Sebenarnya tubuh kita memiliki 7 titik energi (cakra). Tulang ekor, organ seks, pusat napas (2 cm di bawah pusar), kelenjar timus di tengah dada, kelenjar tiroid di pangkal tenggorokan, kelenjar hipfisa di antara alis, dan kelenjar hipotalamus di ubun-ubun.</p>
<p align="justify">Dengan membangkitkan tenaga dalam secara benar melalui pelatihan, tubuh akan terbiasa dengan kondisi keterbatasan oksigen sehingga dalam kondisi normal tubuh terasa bugar. Namun ketika terserang penyakit, tubuh mampu bertahan. Dengan selalu menyalurkan tenaga dalam ke tubuh sendiri lama-kelamaan penyakit bias dikendalikan. Bahkan pada taraf tertentu tenaga dalam dapat disalurkan untuk menyembuhkan orang lain dari jarak jauh.</p>
<p align="justify">Berdasarkan frekuensi dan cara membangkitkannya, tenaga dalam dapat dibedakan dalam empat tingkatan, yakni tenaga prana, tenaga napas, tenaga inti, dan tenaga spiritual.</p>
<p>Tenaga Prana (metafisik rendah)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="justify">Diperoleh dengan mengatur jalan napas, kemudian dengan kekuatan pikiran menyerap tenaga alam melalui titik-titik cakra. Tenaga ini dapat disalurkan ke bagian tubuh yang dikehendaki atau disalurkan kepada orang atau benda lain. Tanpa pembukaan cakra tubuh pun, tenaga ini dapat dimanfaatkan dengan konsentrasi dan berlatih terus-menerus.</p>
<p>Tenaga Napas (metafisik menengah)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="justify">Diperoleh dari berlatih pernapasan setelah cakra-cakra tubuh dibuka. Pelatihan pernapasan ini memaksimalkan pemanfaatan udara yang dihirup dan mengubahnya menjadi energi yang tersimpan dalam <em>solar plexus</em>, dan dapat dikeluarkan melalui cakra-cakra yang diinginkan.</p>
<p>Tenaga Inti (hipermetafisik)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="justify">Didapat dari pembukaan pusat (inti) tenaga dalam. Umumnya, pusat tenaga ini berada di tengah-tengah tubuh (perut), tapi ada juga yang berada di sekitar dada. Untuk memanfaatkannya tidak perlu pelatihan napas, melainkan melatih pusat tenaga tadi dengan cara tertentu.</p>
<p>Tenaga Spiritual (suprametafisik)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="justify">Berasal dari keimanan kepada Sang Pencipta yang terdapat dalam hati nurani yang bersih, yang merupakan fitrah dari Allah SWT. Tenaga ini merupakan tenaga paling kuat dan biasanya datang dengan sendirinya. Tenaga ini bias didapatkan walaupun tanpa berguru pada siapapun dan di perguruan manapun.</p>
<p align="justify">Olah napas perut akan meningkatkan kapasitas maksimal paru-paru menghirup oksigen. Sementara gerakan tetap dan berulang serta berirama akan memaksa kita berkonsentrasi pada satu hal, sehingga dapat merasakan kegiatan dalam tubuh, diantaranya peredaran darah dan arus energi yang mengumpul di sekitar pusar.</p>
<p align="justify">Melalui olah napas dan gerak itu sel-sel tubuh bias memiliki daya tahan dalam kondisi kekurangan oksigen. Sel-sel tubuh menjadi efisien dalam menggunakan okseigen, yang berarti kemampuan fungsional dan kesehatan sel meningkat. Pada tingkatan lebih lanjut, kekuatan sel memungkinkan untuk melakukan penyembuhan penyakit.</p>
<p align="justify">BerLanjut&#8230;</p>
<p align="justify">
<p style="margin-bottom:0;"><em>Disadur dari Intisari edisi Juni 2005: Tenaga Dalam Tak Cuma Milik Jaka Sembung.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=21&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/24/tenaga-dalam-kuat-sehat-santai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/a-garden.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Feel It...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Gak Gua Aja yang Jadi Nabi?</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/kenapa-gak-gua-aja-yang-jadi-nabi/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/kenapa-gak-gua-aja-yang-jadi-nabi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 03:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nyang Lagi Happening]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualism]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmadiyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qiyadah]]></category>
		<category><![CDATA[Lia Edan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Lagi males nonton berita gara-gara pemberitaan tentang aliran si Mirza Gulam Ahmad La&#8217;natullah Alaihi Fiddunya wal Akhirah yang gak ada tampan-tampannya sama sekali. Trus si Ahmadiyyah malah ngancam mau nuntut pemerintah. Rakyat boleh nuntut gak sih ke Ahmadiyyah? Kalo misale &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/kenapa-gak-gua-aja-yang-jadi-nabi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=18&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/pantesan-gua-kalee1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-20" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/pantesan-gua-kalee1.jpg?w=490&#038;h=367" alt="" width="490" height="367" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/pantesan-gua-kalee.jpg"></a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Lagi males nonton berita gara-gara pemberitaan tentang aliran si Mirza Gulam Ahmad La&#8217;natullah Alaihi Fiddunya wal Akhirah yang gak ada tampan-tampannya sama sekali. Trus si Ahmadiyyah malah ngancam mau nuntut pemerintah. Rakyat boleh nuntut gak sih ke Ahmadiyyah? Kalo misale dia bawa ke jalur hukum, gua juga bakalan nyari massa buat nuntut Ahmadiyyah juga. Kenapa gak Ahmad Dhani aja yang dianggap sebagai Nabi? Atau Ahmad Deedat. Beliau juga alim koq&#8230; Salah satu alasan kenapa Mirza dianggap Nabi kan karena dia taat kepada Allah, kenapa gak Ahmad Deedat. Asli BEGO banget pengikut-pengikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Alasan lain dari Ahmadiyyah ialah suatu ayat Quran yang mengatakan bahwa Allah tidak berbicara (menurunkan wahyu) kecuali dengan berbicara secara langsung, lewat hijab, dst. Nah, kata Ahmadiyyah kalo misale Muhammad SAW adalah yang terakhir, berarti Allah gak ngomong-ngomong lagi dong. Gugurlah sifat Allah &#8220;Al-Mutakallim&#8221;. Lha, trus kenapa Nabinya cuma sampe Mirza Gulam doang? Berarti setelah Mirza Gulam Allah gak ngomong-ngomong lagi. Aturan kan masih ada Nabi lagi setelah Mirza Gulam?!?! Kalo gak bisa pake hati, ya pake otak dong!!! Masa dua-duanya gak punya?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-18"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelumnya juga Indonesia dihebohin ama yang namanya Ahmad Mushaddeq La&#8217;natullah wa La&#8217;natu Malaaikati wannaasi Ajma&#8217;in Alaihi Fiddunnya wal Akhirah dengan Al-Qiyadah Al-Islamiyahnya. Waw, gak ada pantes-pantesnya jadi Nabi. Tampan juga kagak. Mendingan gua aja yang jadi Nabi. Subhanallah, dia gak lebih baik dari Muhammad SAW dan gua gak tau apa salahnya dan kurang baik apa Nabi Muhammad SAW sampai ada yang tega ngianatin beliau. Al-Qiyadah ini termasuk aliran aneh. Dia minta duit buat perjuangan gitu. Wajib pula&#8230; Rp. 500.000,- untuk jadi anggota. Mendingan gua ikutan MLM deh, udah bisa nyari downline dan dapat produk dengan duit segitu. Padahal di surah Yaasiin diterangkan kalo yang namanya Rosul gak minta hadiah atau imbalan apapun. Trus nih BABI Mushaddeq ngakuin kebenaran Quran pula. Beda dengan Islam yang dibawa oleh Muhammad SAW gak minta duit sepeserpun untuk jadi seorang muslim. BABI Mushaddeq mengklaim kalo dia ngikutin Quran. Tapi koq bisa dia gak wajibin sholat dan puasa, padahal di Al-Quran diwajibin hal tersebut. Gua malah yakin si BABI ini gak hapal Al-Quran yang katanya membenarkan akan pengutusannya sebagai nabi. Udah gitu si BABI ini juga gak punya mukjizat. Padahal syarat wajib dari Nabi adalah memiliki mukjizat. Kenapa gak Deddy Corbuzier atau David Coverpield aja yang jadi nabi? BEGO banget yang ngikutin aliran ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih ke belakang lagi ada BABI BETINA yang bernama Lia Eiden La&#8217;natullah Alaihaa Fiddunya wal Akhirah yang mengaku sebagai Nabi bahkan Tuhan. Dia suka bawa-bawa Jibril yang diklaim selalu bersamanya. Tapi koq bisa masuk penjara ya? Kenapa gak minta Jibril aja ngeruntuhin penjara? Atau lebih awal lagi, kenapa gak minta Jibril untuk mengganti kata-kata yang tertulis di putusan Hakim? Atau malah balikin hati hakim untuk mutusin gak bersalah? Udah gitu nih BABI BETINA gak cantik sama sekali. Mendingan Luna Maya deh yang jadi Nabi, Tuhan apalah dia namain dirinya. Sungguh-sungguh BEGO yang ngikutin dia&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Fenomena Nabi palsu ini yang lagi ngetrend di Indonesia. Emang sih diriwayatkan bahwa ketika menjelang kiamat Nabi Isa Al-Masih AS akan diturunkan kembali ke dunia. Tapi bukan berarti semua orang bisa ngakuin kalo dialah Al-Masih. Kalo misale skarang gua klaim bahwa gualah Al-Masih, lantas serta-merta gua jadi Nabi? Kenapa gak semua kita aja yang jadi Nabi? Seyogyanya kita balik ke Fitrah lagi. Tanyain ke hati kita yang paling dalam, pantes gak si BABI-BABI ini jadi Nabi? Kurang sempurnakah Nabi Muhammad SAW? Yang gua suka dari Muhammad SAW, dia gak pernah mengklaim kalo dia yang paling benar, gak pernah mengklaim kalo dia yang paling pintar, paling perfect, tapi mempunyai wibawa tinggi sehingga di hati pengkutnya beliau adalah makhluk yang paling perfect. I miss you, Rasul&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi yah, yang herannya dari semua ajaran tea, gak ada yang nyuruh umatnya ninggalin Al-Quran, ninggalin Allah sebagai Tuhan. Seolah-olah udah terkoordinir untuk ngancurin Islam. Soale yang diserang cuma esensi dari Islam aja.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalo di Al-Qiyadah dan Eiden, kita tetap diajak untuk menyembah Allah, tapi kita gak diwajibin sholat ama puasa. Kalo dipikir, kita diajak nyembah Allah tapi tanpa alat atau jalan untuk menyembah itu. Sama aja NOL BESAR.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalo Ahmadiyah, Allah iya, sholat iya, Quran iya, Muhammad iya, tapi ada tambahan Nabi. Jadi perintah dalam Quran dan Hadits bakalan ketambahan sama yang ada di otaknya Mirza Gulam. Tetep aja NOL BESAR.<br />
Kalo di Al-Quran Suci, Allah iya, Quran iya, Sholat iya, Wudhu kagak. Jadi kita sholatnya gak sah juga kalo dipikir. NOL BESAR.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelihatan kan, gak ada yang berani ngajak umat Islam untuk berpindah Tuhan. Pihak-pihak Islam Haters ini tau kalo muslim itu paling susah disuruh nyembah selain Allah. Maka mereka bikinnya yang equals aja. Seolah-olah, &#8220;Lu bisa aja tetap nyembah Allah, tapi dengan cara yang salah.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah sebenarnya udah mewanti-wanti bahwasannya yang namanya syaitan bisa membisikkan sesuatu ke dada manusia (QS: An-Naas). Mungkin mereka mikirnya itu suara dari Allah. Syekh Abdul Qodir Jaelani pernah didatengin sama syaitan yang ngaku-ngaku Allah. Trus dia ngebebasin si Syekh untuk ninggalin sholat, puasa, dll. dengan alasan udah cukup amalannya. Sama si Syekh, syaitan itu dilempari apa ye, pokonya Syekh marah gitu karena dia tau itu bukan Allah, melainkan setan. Karena Allah gak mungkin nyuruh yang gak bener. Mungkin, hal-hal inilah yang dialami sama Ibnu-ibnu Syaiton ini. Tapi dasar emang bodoh ya, suara setan tsb tetep aja didengerin dan dianggap kalo itu dari Allah maupun Jibril.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada juga aliran sufi, salah satunya yang diikuti oleh seorang pentolan band terkenal. Kalo yang gua liat, aliran ini lebih ngajarin untuk mencintai Allah secinta-cintanya, tapi melupakan atau minimal menomor-duakan Rasulullah SAW. Akibatnya, muter aja mulu. Sholatnya kapan, ngajinya kapan, dakwahnya kapan, silaturrahminya kapan, gak jelas. Ajaran ini akan membawa kepada suatu sifat yang membenarkan semua perbuatan asalkan tetap cinta Allah. Liat aja orang-orangnya, Si Anak Band dan panutannya Si Buta, lebih egois dan arogan. Gak peduli, kata-katanya nyakitin orang, perbutannya yang sesuka hati, dia gak akan bersalah. Sangat jauh dari sifat Rasulullah SAW. Padahal kan Allah juga nyuruh kita untuk mematuhi Rasulullah.</p>
<p style="text-align:justify;">Buat pengikut-pengikut Nabi-Nabi palsu ini, gua saranin untuk tanyain diri lu sendiri lagi deh kenapa lu ngikutin dia? Emang dia lebih apa dari elu? Kenapa harus dia yang jadi Nabi dan elu yang jadi pengikutnya? Kenapa gak elu sendiri aja yang jadi Nabi? Kenapa gak dia aja yang ngikutin elu? Elu yakin elu yang lebih bego dari dia? Bukannya lu lebih punya potensi jadi Nabi ketimbang dia? Masa dia yang lebih pinter dari elu??!!! Gua sih gak mau jadi Nabi karena faktanya Muhammad SAW jauh lebih baik dari gua di segala bidang.</p>
<p style="text-align:justify;">Buat umat Islam, seyogyanya menyikapi dengan arif dan bijaksana. Santai aja, mereka juga bakal mati koq. Trus pas di akhirat nanti kita bakalan liat mereka disiksa. Jangan sampai gara-gara perbuatan bodoh mereka kita ikut-ikutan dapat dosa karena bersikap anarki. Hati-hati dalam mentafsirkan ayat Al-Quran dan memilih hadits yang shahih. Kalo menurut gua sih yang wajib dibunuh si Nabi palsunya aja, pengikutnya diajak tobat. Tapi sekali lagi, hati-hati. Jangan sampai kita tetanggaan dengan mereka di neraka. Lagian juga mereka itu masih bangsa Indonesia, yang mungkin Insya Allah bakalan ikut bela negara kalo terjadi perang di Indonesia (kecuali pengikut Lia Edan, ini satu-satunya agama yang umatnya pengangguran semua. Gak ada kerjaan! Gimana gak diraguin kejiwaannya??).</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan pernah menutup mata kalo mereka dulunya MUSLIM yang tersesat. Jadi gua rasa harusnya dituntun lagi ke jalan yang benar. Musailamah Al-Kadzab, Nabi palsu di zaman Rasul, dibunuh karena emang niatnya buat ngancurin Islam. Kalo yang terjadi pada sudara kita adalah mereka sesat dalam mencari kebenaran (kecuali pemimpinnya tuh!). Kata Allah dalam Quran, Dia bisa saja bikin semua manusia itu satu keyakinan, tapi Dia pengen ini jadi cobaan buat kita. Yakinlah, gak sulit buat Allah untuk mematikan mereka semua dalam sekejap. Justru karena keberadaan merekalah kenapa surga itu buat kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Terakhir, gua makasih banget sama orang-orang ini dan pengikutnya. Soale elu-elu pade bakalan jadi excuse gua di hari kiamat nanti. Nanti kalo gua mau dimasukkan ke neraka, gua tinggal ngomong aja, &#8220;At least waktu di dunia saya beriman pada Allah dan Muhammad SAW sebagai Rasul, masa&#8217; masuk neraka juga kaya&#8217; Nabi palsu dan pengikutnya?&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=18&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/kenapa-gak-gua-aja-yang-jadi-nabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/pantesan-gua-kalee1.jpg?w=490" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Back to Fitrah</title>
		<link>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/back-to-fitrah/</link>
		<comments>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/back-to-fitrah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 01:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdulqohar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Health & Wealth]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritualism]]></category>
		<category><![CDATA[AsmaulHusna]]></category>
		<category><![CDATA[ESQ]]></category>
		<category><![CDATA[Fitrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aqsalilama.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam (Ary Ginanjar Agustian) Baru nemu buku ini di rak temen pas lagi berkunjung ke kosannya. Waktu minjem bukunya masih bagus, gak kayak yang di &#8230; <a href="http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/back-to-fitrah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=16&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align:justify;">Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam (Ary Ginanjar Agustian)</h3>
<p style="text-align:justify;"><img src="/DOCUME~1/NET3~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img src="/DOCUME~1/NET3~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /><img src="/DOCUME~1/NET3~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /><a href="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/dsci0063.jpg"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-17" style="float:left;" src="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/dsci0063.jpg?w=269&#038;h=200" alt="The ESQ Book" width="269" height="200" /></a>Baru nemu buku ini di rak temen pas lagi berkunjung ke kosannya. Waktu minjem bukunya masih bagus, gak kayak yang di foto. Abisnya kata dia gak pernah dibaca. Abis baca prolog, sontak (ciee&#8230;) gua balik ke halaman depan. Ternyata buku yang lagi gua baca ini udah cetakan keempat, September 2001 pula. Kemana aja nih buku selama ini??? Pas gua baru mau masuk kuliah nih buku udah nongol dan mungkin bisa bantu gua dapetin sukses di kuliah. Maybe that&#8217;s what they called &#8216;hidayah&#8217;, datangnya kapan trus buat siapa terserah Allah SWT. Mungkin juga Allah pengen pas hidayahnya masuk ke gua, trus gak ilang-ilang lagi. Tau kan gimana susahnya istiqomah pas kuliah. Apalagi kalo lu tau masa kuliah gua&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-16"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Diawali pengantar oleh tokoh-tokoh yang terkenal kehebatannya di bidangnya masing-masing, seperti negarawan, ulama, ekonomi, dll, buku ini menjelaskan tentang aplikasi rukun iman dan rukun islam yang selama ini dipahami hanya sebagai syarat dan sering dalam bentuk hapalan aja.</p>
<p style="text-align:justify;">Gua gak berhenti ngucapin &#8220;Wow&#8230;&#8221; (aturan sih, &#8220;Subhanallah&#8221;) selama baca prolognya. It&#8217;s so make sense buanget! Gua juga gak henti-hentinya nyesel, seharusnya hal-hal ini udah diajarin sejak kecil. Malahan gua udah bertahun-tahun hapal haditsnya tapi baru skarang nyadar kalo sebenarnya aplikasinya lebih luas dan lebih nyata dari yang selama ini gua tau.</p>
<p style="text-align:justify;">Abis itu gua balik lagi ke daftar isi, untuk sekedar skimming dan ngaitin dengan Rukun Iman dan Rukun Islam per rukunnya, lagi-lagi gua takjub. &#8220;Hebring, masuk akal dan masuk hati!&#8221; Di awal pembangunan ESQ ini kita diajak untuk berpikir jernih. Melepaskan semua pandangan di luar fitrah, kembali ke nurani yang paling dalam, biar lebih objektif dalam menilai segala sesuatu, termasuk tentang buku ini. Buku ini seolah-olah menyimpulkan semua ilmu yang udah gua dapat selama ini, termasuk tentang fitrah. Keyakinan gua sebelumnya tentang radar hati, gimana dia gak pernah boong, dan akibat kalo ngelanggarnya. Flashback ke masa remaja ketika masih mondok, gua pernah cedera mata karena gak sengaja kena bats waktu nungguin giliran maen tennis meja. Padahal sebelumnya kata hati gua udah mencegah agar gak ke situ dan menyuruh untuk tidur siang aja. Bedanya waktu itu gua taunya itu &#8220;voice in my head&#8221; aja. Dari mana asalnya dan hubungannya ama Allah gua gak tau. Kira-kira kelas 3 SMP gua juga pernah mikirin alasan Syekh Siti Jenar yang ngaku kalo dia adalah Tuhan. Waktu itu gua mengkaji ayat Quran yang bilang kalo kita itu adalah bongkahan daging dan kemudian ditiupin ruh Allah, yang juga dikenal sebagai &#8216;nyawa&#8217; yang gak pernah bisa ditiru sama manusia. Orang bisa aja bikin jantung buatan, tapi kalo nyawa? Nah, Siti Jenar nyimpulin berarti Allah nyatu ama kita, karena ada bagian dari Allah yang juga bagian dari diri kita. Beliau juga ngambil ayat yang nerangin kalo Allah lebih dekat dengan kita ketimbang urat nadi kita. Secara LOGIKA hal itu benar demikian pula konsep &#8216;Gusti Manunggaling&#8217;-nya Syekh Siti Jenar. Tapi balik lagi ke fitrah, ask your heart, apa bener kita adalah Allah dan Allah adalah kita. Nah, pemikiran-pemikiran non-fitrah seperti Siti Jenar inilah yang berusaha dibersihin terlebih dahulu sebelum memahami Rukun Iman dan Rukun Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Buku ini bahasanya ringan, meliputi semua aspek kehidupan, dan contoh-contohnya nyata dan mudah ditiru, beda dengan contoh-contoh Dale Carnegie dalam &#8220;Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain&#8221; yang menurut Ary Ginanjar terlalu mendewakan penghargaan. Gua baca bukunya Mr. Dale tahun 2000-an dan asli susah banget dipraktekin, khususnya buat orang Indonesia. Kalo menurut gua sih, penghargaannya terlalu dibuat-buat dan penuh dengan kepura-puraan. Udah gitu mending kalo berhasil. Kalopun udah tulus nanyain tentang orang itu, biasanya dijawab seadanya trus biasanya dia udah masang kuda-kuda duluan, takut ketipu atau kehipnotis. Minimal lu bakal dibilangin &#8216;cari muka&#8217; atau &#8216;sok care&#8217;. Masalahnya kan gak semua orang di dunia ini baik dan gak punya prasangka buruk. Jadi metode Mr. Dale menurut gua pilih-pilih orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu kehebatan dari buku ini, walaupun gua ngakuin kebenaran isinya, gua tetap aja ngelupain si penulis. Artinya gua tetap takjub ke Allah dan ngakuin bahwa kebenaran hanya dari Allah. Beda dengan buku lain yang bikin kita takjub sama si penulis dan akhirnya membawa kita ke PENGKULTUSAN. Tau kan siapa Karl Marx, Lenin, dll? Di awal kuliah gua sempat yang ngefans ama Aa&#8217; Gym, tapi gak bertahan lama karena takut terbawa ke pengkultusan. Teman-teman gua juga banyak yang ngefans ama beliau. Gua akui kalo kata-kata beliau itu benar, tapi yang gua gak suka kalo orang lebih melihat beliau ketimbang perkataan beliau. Gua bilang ke temen-temen gua, &#8220;Yang gua takutin kalo beliau wafat, orang-orang, termasuk kalian, bakal nongkrongin kuburnya untuk minta doa, kayak makam para sunan.&#8221; Tapi tetap aja, temen-temen gua malah nyibir gua. Emang sih gua gak alim-alim banget&#8230; Terakhir pas beliau nikah lagi, temen-temen gua yang dulunya ngefans malah benci, minimal gak suka ama Aa&#8217; Gym malahan gak mau dengerin ceramahnya lagi. Termasuk ibu-ibu pengajian yang dulunya datang dengan bis ngunjungin DT, skarang udah berkurang. Kayak gitu tuh akibat dari pengkultusan individu. Menurut gua, kalopun ada yang pantas untuk dikultuskan, beliau hanyalah Rasulullah SAW. Itupun beliau gak pernah minta kita nganggap dia lebih dari manusia biasa. Rasul tetap meminta kita untuk lebih mencintai Allah SWT kemudian dirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Inti dari buku ini menurut gua adalah &#8220;Back to Fitrah&#8221; atau dalam bahasa penulis, &#8220;99 Thinking Hats&#8221;. Mengajak kita untuk berpikir sesuai sifat ilahiyah yang sebagian ada dalam diri kita dalam bentuk hati. Whatever you do, wherever you are. Apapun permasalahan yang dihadapi hendaknya kita balik ke fitrah. Fitrah akan menjawab permasalahan apapun. Fitrah juga yang membentengi kita dari aliran-aliran sesat yang lagi ngetrend, membuat kita lebih bijak dalam menyikapi serangan dari musuh Islam, dan sekali lagi semua masalah di dunia ini. Fitrah itu juga gak sulit untuk dicari karena semua sudah ada sejak 14-an abad yang lalu dalam Al-Quran, yaitu ASMAUL HUSNA. Sifat-sifat Ilahiyah yang tertuang dalam Asmaul Husna inilah yang disisipkan Allah ke setiap manusia dan gak bakalan pernah hilang walaupun tidak 100% seperti yang dimiliki Allah SWT. Contohnya, kita punya sifat pengasih, penyayang, cinta keindahan, dll. Bahkan Firaun atau Hitler sekalipun memiliki sifat ini, hanya saja karena hawa nafsunya yang lebih gede yang nutupin sifat-sifat itu. Kalo Firaun, Hitler, Mussolini mau merenungi dan menanyakan hati nurani mereka yang terdalam, mereka PASTI bakal nemuin sifat-sifat itu dan gak akan berbuat kerusakan di muka bumi ini. Menurut gua lebih lengkap lagi kalo kita juga menambahkan cara bertindak sesuai sunnah (ala Rasul SAW). Misale ketika munculnya film FITNA, cobalah kita bayangin, &#8220;Seandainya Rasul masih hidup apa yang bakal diperbuatnya? Akankah beliau anarki? Atau malah memaafkan si pelaku?<br />
Sumpah sebelum ketemu buku ini, gua adalah fans Hitler dan Musolini. Hanya saja gua masih punya benteng Iman dan Islam sampe gua gak sampe komunis atau &#8216;kekiri-kirian&#8217;. Gua suka mereka berdua sebagai personnya, ajaran dan fahamnya gua sama skali gak suka. Yang bikin gua salut mereka adalah pemimpin hebat yang bisa mempengaruhi orang banyak. Hanya saja, menurut Ary Ginanjar, karena ajaran mereka tidak sesuai fitrah yang menyebabkan kepemimipinan mereka gak abadi. Berbeda dengan Nabi Muhammad SAW yang ajarannya masih tersebar luas sampai sekarang, asli, dan tambah banyak pengikutnya selain yang murtad.</p>
<p style="text-align:justify;">Terakhir, buku ini ditujukan untuk semua manusia. Pelajar, pengusaha, pegawai, pemimpin, bahkan agama di luar Islampun sekiranya bersedia untuk mencoba buka pikirannya dan berani menilai secara obyektif isi dari buku ini. Semoga buku ini bermanfaat buat kita semua. NERAKA UDAH SESAK, MAN&#8230; JANGAN DITAMBAH LAGI!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aqsalilama.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aqsalilama.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aqsalilama.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aqsalilama.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aqsalilama.wordpress.com&amp;blog=3127268&amp;post=16&amp;subd=aqsalilama&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aqsalilama.wordpress.com/2008/04/21/back-to-fitrah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c2e89af603a9ef639657c91e62861678?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Qoru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aqsalilama.files.wordpress.com/2008/04/dsci0063.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">The ESQ Book</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
